Inspirasi dimana-mana – #Misi21D3

Sampai jam 5 sore tanggal 31 Januari 2011, ide untuk lakukan #Misi21 belum muncul. Beberapa sih memang berkelibatan … tetapi yang sreg untuk dilakukan … belum bikin kaki dan tangan bergerak.

Sampai jam 5.30 sore .. ada yang terlintas, kemudian langsung bergerak. Selama perjalanan .. misi awal agak bergeser dari yang sebelumnya. Jadinya … beli roti beberapa buah, kemudian mulai menyusuri mall untuk bertemu dengan orang yang biasanya tidak pernah diperhatikan oleh orang lalu lalang di mall.

Pertama-tama bertemu dengan seorang Cleaning Service, setelah kenalan bernama Pak Agus. Beliau sudah 2 tahun bekerja sebagai CS. Meski statusnya masih karyawan kontrak, ia mengatakan senang dengan pekerjaannya. Meski agak ragu … coba beranikan diri untuk tanya penghasilannya 33 ribu / hari  (biasanya uang sekali makan … ternyata adalah upah sehari dari CS)

yang kedua adalah Pak Jony, satpam yang sudah 7 tahun bekerja dan biasa berlokasi di depan pintu masuk dari parkiran yang tugasnya mengecek orang yang masuk ke dalam mall. Pak Jony .. terlihat surprise dapat roti :). Pak Jony sempat cerita kalau tugas yang menantang adalah saat tangkep jambret  (uiiih .. sampe lari-lari donk ya pak). Karena orang banyak lalu lalang, maka Pak Jony harus melakukan pekerjaannya.

Yang ketiga sempat bertemu dengan Mbak Dwi petugas di toilet wanita. Ia bekerja baru 4 bulan di MKG tetapi sebelumnya 3.5 tahun. Mbak Dwi baru bisa pulang dari pekerjaannya setelah mall tutup yaitu jam 11 malam. Sampai di kos sekitar jam 11.30 (hmmm … berat juga sampai malam-malam). kalau angkot sudah tidak ada, terpaksalah ia jalan kaki sampe kos-annya di daerah Semper bersama teman-temannya.

Bonus dari #Misi21D3 ini adalah kasih roti di petugas loket parkir keluar. Dari yang wajahnya datar, begitu dikasih roti bilang “Makasih ya Bu” … + wajah yang sumringah. Jadi ikut senang 🙂

Pelajaran#Misi21-D3

Inspirasi selalu ada dimana-mana, bahkan kita bisa temukan pada orang yang mungkin tidak pernah kita perhatikan sebelumnya. Kita hanya perlu untuk membuka mata, telinga, pikiran dan hati untuk bisa menerima inspirasi-inspirasi itu … menjadikannya pelajaran dan pengalaman kita.

 

 

Advertisements